Oct 18, 2024 Tinggalkan pesan

Perekat untuk popok

Adhesive for diapers
 

Dalam proses produksi popok, lem diperlukan untuk merekatkan permukaan kain bukan tenunan, inti penyerap, film pendukung komposit PE, dan banyak bahan lainnya untuk memastikan bahwa keseluruhan struktur dan kinerja popok stabil. Lem ini biasanya memiliki kekuatan dan kecepatan ikatan yang baik untuk memastikan kesesuaian yang erat antara berbagai lapisan bahan popok dan mencegah penetrasi urin dan kebocoran samping.

 

Struktur popok

 

Struktur popok saat ini umumnya berupa struktur empat lapis:

Lapisan fungsional Bahan
Lapisan atas Kain bukan tenunan
Lapisan konduktif Bukan tenunan khusus
Lapisan inti penyerap Kertas tisu + pulp bulu + SAP
Lapisan bawah Film PE atau film PE + kain bukan tenunan

Lapisan atas bersentuhan langsung dengan kulit bayi, menerima cairan dan memindahkannya. Lapisan permukaan memiliki persyaratan bahan yang tinggi, yaitu lembut saat disentuh dan tidak mengiritasi kulit bayi.

 

Lapisan konduktif merupakan bagian terpenting pada popok tipis atau ultra tipis. Lapisan konduksi meneruskan cairan yang diterima lapisan permukaan menuju lapisan penyerap, lapisan ini dituntut mampu menyediakan ruang yang cukup luas untuk menyimpan dan mengalirkan cairan dalam jumlah yang cukup dengan secepat mungkin.

 

Lapisan inti penyerap, merupakan lapisan fungsional terpenting dalam sebuah popok.

Fungsi lapisan bawah adalah untuk mencegah kebocoran, dan lapisan bawah komposit yang sekarang umum digunakan adalah popok yang teksturnya lebih mirip kain dan terasa lebih enak.

   

Ada banyak jenis perekat lelehan panas yang tersedia di pasaran, termasuk namun tidak terbatas pada perekat transparan yang peka terhadap tekanan, blok perekat lelehan panas dengan tingkat kelengketan tinggi, perekat lelehan panas khusus popok, dll. Semua produk perekat lelehan panas ini mampu Memenuhi berbagai kebutuhan produksi popok.

 

Bahan yang dibutuhkan untuk produksi popok

 

Bahan umum untuk popok terutama adalah kain bukan tenunan, lapisan infus, kertas tisu, SAP, lapisan bawah, akar karet, stiker perekat (depan + kiri dan kanan), karet pinggang elastis, dll.

 

1. Kain bukan tenunan: klasifikasi fungsional kain bukan tenunan yang digunakan untuk popok semakin disempurnakan. Lapisan permukaan kain bukan tenunan hidrofilik, kain bukan tenunan tahan air badan perusahaan, kain bukan tenunan lapisan penetrasi.

2. Perekat: Pita perekat plastik (biasa - diam) - pita perekat non-anyaman - Velcro.

3. SAP: proporsi SAP di badan inti sedang tren berkembang, awalnya di bawah 10%, dan sekarang umumnya sekitar 30%-40%, individu hingga 70%.

4. Film dasar: Film PE atau film PE + kain bukan tenunan.

5. Film: film biasa - film bernapas - film komposit bernapas.

 

Perekat untuk popok

 

Bagian-bagian proses produksi popok berikut ini memerlukan penggunaan lem:

  • Pengikatan bahan: Dalam proses produksi popok, diperlukan lem untuk merekatkan permukaan bukan tenunan, inti penyerap, film pendukung komposit PE, dan banyak bahan lainnya untuk memastikan bahwa keseluruhan struktur dan kinerja popok stabil. Lem ini biasanya memiliki kekuatan dan kecepatan ikatan yang baik untuk memastikan ikatan yang erat antara berbagai lapisan bahan pada popok, mencegah penetrasi urin dan kebocoran samping.
  • Produk setengah jadi dan produk jadi: Lem mungkin juga diperlukan pada tahap produk setengah jadi dan produk jadi, seperti untuk memindahkan produk setengah jadi dari satu proses ke proses berikutnya, atau untuk merekatkan popok jadi saat dikemas.

Penggunaan lem ini menjamin kualitas dan keamanan popok serta memberikan pengalaman pemakaian yang nyaman bagi bayi.

 

Penyediaan Rantai Pasokan

Produksi popok lebih banyak tuntutannya, jika anda mempunyai ide untuk memproduksi popok dan kebetulan perlu mencari peralatan dan bahan baku, anda dapat menghubungi kami kapan saja, kami memiliki sistem supply chain yang besar, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya komunikasi.

5 13

 

 

Kirim permintaan

whatsapp

Telepon

Email

Permintaan